Pembelajaran Simulasi Kehidupan Manusia Peserta MABIT

simulasi.jpg

SD El Fitra menerapkan simulasi kehidupan manusia pada peserta MABIT ESQ yang digelar 14 sampai 15 Oktober 2016. Penerapan simulasi 4 tahapan kehidupan yang harus dijalani manusia ini bertujuan untuk memberikan gambaran pada peserta mabit mengenai kehidupan alam kandungan, alam dunia, alam kubur(Barzakh) dan alam mahsyar.

Sebelum penerapan simulasi tahapan kehidupan manusa, peserta yang terdiri dari siswa/i kelas 3 sampai 6 dibagi kelompok dan ditugaskan membuat yel-yel, shalat magrib berjamaah, setelah itu peserta akan murojaah juz 30, disusul dengan shalat isya, makan malam, renungan, tidur dan simulasi kehidupan manusia.

simulasi-mabit
Penerapan simulasi kehidupan manusia dilaksanakan pukul 01:00 WIB , peserta yang sebelumnya sudah dibagi menjadi beberapa kelompok ini diperintahkan menutupi mata dan melakukan perjalanan menuju satu persatu pos simulasi tahapan kehidupan.

Peserta akan menjawab beberapa pertanyaan dan melakukan tantangan mengenai pos tahapan kehidupan yang sedang dilalui. “Hal yang tidak bisa dilupakan itu ketika di pos alam kubur, saya beserta kelompok yang saat itu ditutup matanya disuruh menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan penjaga kubur. Suasana ketika dialam kubur itu seram soalnya banyak suara suara menyeramkan. Tapi Alhamdulillah kelompok kita bisa menjawab semua pertanyaan.” Kata Hanif salah satu peserta kelas 3
Hanif mengatakan, setelah ia beserta kelompoknya berhasil melewati tantangan di alam kubur (barzakh) ia diperintahkan pergi menuju alam mahsyar. Disana mereka diberi tantangan memperagakan kondisi manusia ketika dulu di dunia.

“ Diantara kami ada yang meragakan para pengkhianat, nantinya kita akan diberikan bendera pengkhianatan, dan akan dikatakan, “Inilah pengkhianatan fulan bin fulan.” Ada juga yang memeragakan para syuhada dihimpun dalam keadaan berlumuran darah, namun beraroma minyak kasturi. Lalu ada yang memperagakan orang yang meninggal dalam keadaan ihram akan dibangkitkan dalam keadaan bertalbiyah.” Kata Hanif

Setelah menyelesaikan 4 tahap kehidupan manusia, peserta diperintahkan berkumpul di lapangan bunga untuk melakukan shalat tahajud bersama dan bermuhasabah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah, olahraga, makan bersama dan pulang.

Kegiatan yang dimulai Jumat (14/10) pukul 16:00 sampai 15 (07:00) WIB ini telah berlangsung dengan sukses dan lancar, walaupun pada saat itu waktu tidur para peserta sedikit berkurang, hal tersebut tidak menyurutkan mereka untuk tetap beraktifitas dan mereka masih bersemangat untuk mengikuti mabit tahun depan.

“ Diharapkan peserta dapat mengambil ibrah dari kegiatan ini, peserta dapat mengetahui apa konsekuensi yang akan diambil dari perilaku mereka didunia, kami berharap agar mereka meningkatkan Muraqabah Allah SWT agar mereka selalu berhati-hati dalam bertindak.” Kata Azam selaku ketua pelaksana
Diharapkan anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan ini memiliki moral yang bagus, mempunyai sikap dan karakter yang dapat dicontoh oleh masyarakat.  Artinya mereka tidak membuat suatu kesalahan yang fatal terhadap diri sendiri, orangtua, guru, dan sekolah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s