Santunan Biaya Hidup Untuk Lansia 114 Tahun

santunan-lansia

Masih dikaki gunung Rinjani, mengeksplor keindahannya sembari menelusuri orang-orang yang berada dalam keterbatasan, salah satunya adalah Inaq Suanum Dan Inaq Salemah mereka merupakan ibu dan anak, ibunya kini berusia 114 tahun dan sang anak pun turut renta bersamanya 84 tahun usianya.

Meskipun sudah tua mereka tidak menyerah dan hanya berpangku tangan, dengan tangan-tangan keriputnya mereka mengumpulkan kulit kemiri untuk dijual kepada warga yang membutuhkannya untuk dijadikan arang.

Jajang Khoeruman kepala cabang Rumah Yatim NTB mendapatkan informasi dari 7 da’i bahwa mereka adalah orang-orang yang sangat membutuhkan diusianya kedua janda itu hanya hidup berdua, rumah yang mereka tempati merupakan rumah kosong milik warga, sehari-hari mereka hanya mengandalkan penghasilan mereka dari memungut kemiri, terkadang karena kasih sayang warga, warga pun turut membantu memberikan apapun yang mereka miliki.

Mendengar itu Jajang dan tim pun langsung mengunjungi mereka dan langsung memberikan santunan biaya hidup sebesar Rp. 100.000 rupiah. “santunan ini tidak kami rencanakan, karena mumpung masih disni kami langsung kesana, dan hanya memberikan santunan tunai saja.” Ujar Jajang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s