Bantuan Perbaikan Sarana Publik Pemakaman di Tegal

perbaikan sarana publik tegal

Rumah Yatim Cabang Jateng mendapat amanah menyalurkan bantuan untuk perbaikan sarana pemakaman, yaitu tempat/rumah penyimpanan keranda jenazah, dan tempat untuk penjaga makam. Penyaluran bantuan dilakukan pada Jumat kemarin (26/08) pukul 16.00 sampai 17.00 di lokasi pemakaman warga Jl. Nakula, Kota Tegal. Secara resmi Kepala Cabang Jateng Syafrudin memberikan material bangunan berupa batu bata, batu plit, dan pasir kepada Ketua RW 06 Dwijo Prasetyo.

Syafrudin mengatakan, program bantuan perbaikan sarana publik ini merupakan program rutin yang berada di bawah Direktorat Bidang Pemberdayaan Rumah Yatim untuk membantu masyarakat umum memiliki sarana publik yang memadai. Salah satunya sarana makam, seperti keranda yang umumnya hanya mendapat perawatan seadanya.

Sama pentingnya dengan sarana publik lain seperti masjid dan kamar mandi, pemakaman dan sarananya harus rapi, bersih, dan terawat. Biasanya pemakaman dan sarananya dianggap sesuatu yang menakutkan dan keramat di benak masyarakat. Tetapi, usaha memelihara keasrian makam adalah hal penting yang wajib dilakukan sampai ke sarana dan penjaga makamnya.

“Jadi keranda ini membutuhkan tempat, supaya tidak rusak dan kehujanan, kan, nanti kalau ada warga yang membutuhkan bisa digunakan,” ujar Syafrudin. Selain itu, kebiasaan ziarah yang jadi tradisi masih dipertahankan oleh warga, terutama setiap malam Jumat Kliwon. Karena rutinitas ziarah ini, membuat pemakaman ramai dikunjungi peziarah, setiap bulannya, di luar Idul Fitri.
Penjaga makam ditunjuk warga dalam pemeliharaan dan kesejahteraannya jadi tanggung jawab bersama. Terkait tradisi ziarah, di pemakaman tersebut ada beberapa makam yang dikeramatkan, seperti makam ulama dan habib setempat. Maka dari itu, amanah dan tugas penjaga makam amat mulia.

Inisiatif pembuatan sarana makam ini datang dari warga setempat dengan melakukan patungan uang membangun sarana makam. Ia menambahkan, kepengurusan sarana makam ini murni dari warga dan terpisah dari DKM masjid. Termasuk honor penjaga makam pun rutin dibayarkan dari dana yang dikumpulkan warga.
Sebagaimana yang disampaikan kembali oleh Syafrudin, Ketua RW 06 Dwijo Prasetyo, mengungkapkan terima kasih kepada Rumah Yatim yang ikut memperhatikan perbaikan sarana publik. Ia berharap, bisa segera selesai pembangunannya, dan tetap terawat baik sampai ke sarana prasarananya. Kerjasama dengan rw setempat ini sudah sejak lama sejak pengasuhan para anak asuh asuh non mukim yang berasal dari wilayah setempat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s