Rumah Yatim Santuni Biaya Hidup Warga Blangkahan, Kabupaten Langkat

 

medan

Kebutuhan biaya hidup sehari-hari semakin melambung tinggi, tak hanya di perkotaan saja, pengaruhnya sangat terasa membebani hingga ke pelosok desa. Oleh karena itu, Rumah Yatim bergerak membantu para mustahiqnya, warga dhuafa yang hidup di bawah garis kemiskinan di Desa Blangkahan, Kecamatan Kula, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (04/08).

Rumah Yatim bersama Paguyuban Pendakwah menuju lokasi dari Medan selama 1,5 jam. Letaknya yang di pelosok, tim Rumah Yatim melewati jalanan yang berbelok-belok dan masih berbatu.
Mereka juga didampingi oleh beberapa dari TNI saat menyampaikan bantuan berupa santunan biaya hidup Rp. 2 juta untuk 10 kepala keluarga (kk).  Umumnya para mustahiq ini sudah berusia lanjut dengan penghasilan kecil yang tidak menentu. Mereka bekerja sebagai buruh perkebunan sawit, buruh kasar, dan ibu rumah tangga.

Setelah kami disana, kondisi desa dan warganya memang benar-benar sesuai dengan sasaran kami, listrik pun belum masuk ke wilayah ini, rumah antar penduduk berjauhan, dan mereka juga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, ucap Kepala Asrama Rumah Yatim Medan Iwan Gunawan.

Informasi tentang mustahiq yang layak dibantu ini diperoleh dari paguyuban pendakwah. Mereka yang terbiasa membantu ke yayasan-yayasan di daerah pelosok, mengetahui calon mustahiqnya. Sebelumnya mereka membantu Rumah Yatim menyebar brosur tanpa mau dibayar. “Kami juga berterima kasih kepada mereka yang mau ikut membantu dan bekerjasama tanpa mau dibayar,” kata Agus.
Kemudian mereka mendatangi aparat setempat, yaitu kepala desa untuk mendata warga penerima bantuan. Santunan biaya hidup ini merupakan bantuan pertama yang datang dari Rumah Yatim ke desa mereka. Berkat kerjasama ini bantuan dapat sampai ke tangan yang berhak, lancar tanpa hambatan.

Alhamdulillah warga juga senang. Mudah-mudahan kami bisa membantu lagi kesana sebab kondisi mustahiq ini benar-benar memprihatinkan, kepala desa juga sangat berterima kasih dengan kehadiran kami, dan mengharapkan warganya dapat dibantu diringankan kebutuhan sembakonya, tutup Iwan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s