SELEKTIF DALAM MEMILIH TEMAN

teman
Betapa pentingnya memilih teman. Manusia memiliki sifat bawaan, tapi sifat tersebut dapat berubah oleh lingkungan, baik keluarga maupun teman.
 
Jadi, walaupun kita dikenal sebagai anak rumahan, ketika kita berteman dengan teman yang memiliki pergaulan buruk, kita akan tetap tertarik ke dalam pergaulan buruk tersebut. Begitu sebaliknya, walau kita awalnya bukan seorang yang taat keagamaannya, sedikit demi sedikit tumbuh keimanan di dalam hati kita.
Rasulullah Saw. bersabda, “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian,” (HR. Abu Daud).
 
Kenapa sampai besar sekali pengaruh teman ini ya, sahabat? Karena sebuah lingkugan atau teman, akan kita temui setiap hari sehingga apa yang dilakukan dalam lingkungan tersebut akan terbawa dan menjadi kebiasaan kita. Misalkan kita hidup di keluarga yang tidak merokok, ketika mencium bau rokok sedikit saja bisa langsung pusing. Namun, jika di tempat bergaul kita ada yang merokok dan itu dilakukan terus-menerus, sedikit demi sedikit kita akan terbiasa dengan asap rokok. Padahal awalnya kita tidak tahan dengan asap rokok. Kita tahu bahwa iman manusia itu naik turun. Boleh jadi di suatu waktu dalam satu kasus kita bisa menahan godaan yang muncul dari lingkungan, namun apakah kita akan tahan jika godaan itu terus menerus ditawarkan?
 
“Jika kamu susah dekat degan Allah, maka bertemanlah dengan mereka yang dekat denga Allah. Karena mereka akan membawamu mendekat dengan Allah.”
 
Apabila kita memiliki teman yang Shaleh, teman ini akan mengingatkan kita ketika kita salah. Ia juga akan mengajak kita untuk taat beribadah, insya Allah. Ketika sekamar dengan anak yang Shaleh, ketika waktunya shalat, kita akan diajak untuk shalat. Ketika ia akan mengaji, kita pun diajaknya mengaji. Ketika ia akan berpuasa, kita akan diajaknya shaur bersama, dll. Biasanya, untuk melakukan suatu perbuatan akan lebih semangat bila ada temnanya, benar tidak? Ketika shaur akan lebih semangat jika ada teman yang diajak shaur. Oleh karena itu, bertemanlah dengan teman yang shaleh yang menarik kita lebih dekat dengan Allah. 🙂
 
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar” (Qs.At-Taubah [9]:119)
 
Sumber : 4 You, Leadis | Republika Penerbit
Pict From : magic4walls.com
 
#RyLebihdekat
Jangan lupa share kepada teman-temanmu, semoga bermanfaat …
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s